Selasa, 10 Mei 2011

Pengalaman Saat Prakerin

Prakerin yang Penuh Suka dan Duka
Di kelas XI sekolah kami mengadakan prakerin selama 3,5 bulan dimulai tanggal 10 januari-16 april 2011, berhubung saya mengambil jurusan AP (adm Perkantoran) saya prakerin di Kantor Pemerintah yaitu BAPPEDA Kab. Gunungkidul. di kantor tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru tentang dunia kerja yang selama ini saya pelajari. 
di BAPPEDA saya jadi tahu tentang struktur organisasi, kantor" dinas, cara menangani tamu,surat, telepon,dll.  selama 3,5 bulan kami di didik untuk bisa mempraktikan antara teori dengan praktik.pegawai di kantor tersebut sikapnya disiplin tetapi pekerjaan harus beres. prakerin tidak menjadi alasan untuk malas"san yah..... walaupun saat itu curah hujan sangat tinggi meskipun hanya 5 hari kerja tetapi keseharianya saya harus aktif dalam mengerjakan tugas , kadang kesehatan saya juga turut menjadi faktor penghambat tapi........ Alhamdulillah saya tidak pernah absen selama prakerin . 
hal yang paling saya tidak suka saat prakerin adalah ketika tidak ada tugas dan saya hanya duduk bengong , hal itu buat saya sangat menyebalkan selain saya tidak dapat tambahan ilmu baru tetapi saya juga tidak enak terhadap para  pegawai. karena pegawai pada aktif kerja sedang saya tidak ada tugas tetapi saya tidak bisa membantu karena masalah intern.  
selama prakerin saya di tuntut untuk membuat laporan hasil Praktik Kerja Industri dengan susah payah saya dan teman" bisa menyelesaikan laporan tersebut walaupun..... saya sempat di marahi oleh pembimbing karena laporan sampai prakerin tigal dua hari belum beres pengeprintnanya. tapi alhamdulillah, akhirna kelompok saya selesai lebih cepat dari teman" yang lain dan akhirnya saya bisa fokus untuk mengejar materi untuk TPM dan Kenaikan kelas. SEKIAN......................................

Kamis, 10 Maret 2011

Pemberdayaan Perempuan Dalam Pencegahan HIV & AIDS

Pemberdayaan perempuan dalam pencegahan HIV/AIDS dan penegakan hak-hak reproduksi sehat setelah disepakati para Kepala Negara ASEAN di Brunei Darussalam pada tanggal 5 November 2001, serta merupakan kesepakatan United Nations General Assembly Special on HIV/AIDS (UNGASS) pada tanggal 27 Juni 2001.

MENGAPA PEREMPUAN?
  •  Perempuan mempunyai peluang 3x lebih besar terinfeksi HIV/AIDS dibandingkan laki-laki
  • Perempuan baik sebagai individu maupun  ibu rumah tangga telah banyak tertular HIV/AIDS
  • Faktor kemiskian telah menytebabkan sebagian perempuan menjadi pekerja seks komersial
  • Perempuan belum sepenuhnya mendapatkan hak-haknya, khususnya dalam bidang kesehatan 
  • Ketidak berdayaan perempuan dalam memutuskan pilihan dan haknya untuk menolak melakukan hubungan seksual walaupuan merasa tidak aman (faktor sosial budaya)
  • Bayi yang dilahirkan mempunyai resiko tinggi terhadap penularan virus dari ibunya
BAGAIMANA MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS?

  • Dengan meningkatkan kesadaran dan kemandirian perempuan dalam mengatur fungsi dan proses reproduksi termasuk kehidupan seksualitasnya, sehingga hak-hak reproduksinya terpenuhi dan dapat menuju peningkatan kualitas hidup.
  • Memberdayakan perempuan baik secara individu maupun secara organisasi dengan peran sertanya dalam advokasi,KIE, motivasi dan bimbingan dalam pencegahan penularan HIV/AIDS
PENGERTIAN

  • HIV (Humam Immuno Deficiency Virus) adalah virus penyebab AIDS yang menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian terpenting dari sistem kekebalan tubuh manusia .
  • AIDS (Aquired Immune Deficiency Syndrome)  adalah suatu sindroma atau kumpulan tanda/ gejala penyakit yang terjadi akibat tertular virus HIV yang merusak sistem kekebalan tubuh,bukan karena atau dibawa sejak lahir.
  • IMS (Infeksi Menular Seksual) merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam penularan HIV melalu hubungan seksual. Seseorang yang mempunyai penyakit kelamin akan lebih mudah tertular HIV apabila berhubungan seks tidak aman dengan seseorang yang terinfeksi HIV dan apabila dia pengidap akan mudah menularkan pada orang lain.
  • Ketahanan keluarga , kondisi dinamik suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik dan psikis mental spiritual guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin.
  • Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE, suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan-pesan dalam rangka penyebarluasan , meningkatkan dan memantabkan pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga dan masyarakat.
  • ODHA: orang dengan HIV/AIDS (pengidap HIV/AIDS)
  • OHIDA: orang yang hidup dengan pengidap HIV/AIDS (Keluarga, teman sekerja dan sepergaulan)
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYEBARAN INFEKSI HIV ADALAH

  • Jumlah atau tingkat infeksi HIV pada populasi berperilaku resiko tinggi (resti)
  • Pola jaringan seksual atau populasi  atau populasi berperilaku resiko tinggi diantara populasi umum
  • Perilaku hubungan seksual yang terjadi di masyarakat
  • Tingginya mobilisasi penduduk antar propinsi serta antar kota-desa
  • Industri wisata yang berkembang 
  • Pengobatan terhadap penyakit masih sulit dan mahal.
HIV DAPAT MENULAR MELALUI

  • Hubungan seksual penetratif yang tidak  terlindugng, baik secara vagina,anal (dubur),maupun oral(mulut). hal ini merupakan cara penularan yang utama (lebih dari 90%)
  • Dari ibu ke anak: selama kehamilan pada persalinan atau sesudah bayi lahir.
  • Melalui transfusi darah atau kontak langsung dengan cairan darah atau produk darah yang tercemar virus HIV 
  • Melalui jarum suntik atau alat kedokteran yang tidak steril, jarum suntik bekas pakai pengidap HIV, narkoba suntik dengan alat bergantian 
  • Melalui alat tusuk lainya: alat tindik/tato,pisau cukur dll
  • Transplantasi organ tubuh
PERILAKU BERESIKO TERHADAP PENULARAN:
  

  • Sering berganti-ganti pasangan   seksual atau mempunyai lebih dari satu pasangan seksual,baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal / WTS
  • Mempunyai pasangan seksual yang mempunyai pasangan seksual lainya
  • Tetap melakukan hubungan walaupaun mempunyai keluhan penyakit menular seksual (PSM) dan tidak memberitahukan pada pasangannya 
  • Tidak menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual dengan pasangan yang beresiko 
BAGAIMANA GEJALA INFEKSI HIV?

  • fase tanpa gejala   :
           - seperti flu, dapat sembuh sendiri
           - Meraswa sehat
           - 2-10 tahun tanpa gejala
           - Sudah mampu menularkan
           - Tes HIV positif setelah 3 bulan terinfeksi
  • Fase dengan gejala:
           Tubuh renta terhadap macam-macam penyakit infeksi dan kanker, karena sistem kekebalan   tubuhmenurun 

Gejala
- Rasa lelah berkepanjangan
- Sesak nafas dan  batuk  berkepanjangan
-Diare lama tanpa sebab yang jelas
- Demam lebih 38 derajat celcius
- Keringat malam tanpa sebab yang jelas
- Berat badan turun drastis
- Pembesaran kelenjar di leher, ketiak,lipat paha tanpa sebab yang jelas

GEJALA BERAT/KOMPLIKASI:
- Radang paru-paru
- Infeksi saluran pencernaan
- Kanker kulit,sariawan, janur herpes
- TBC
-Gangguan susunan saraf dan otak
 

    Rabu, 16 Februari 2011

    ASAL MULA GUNUNGKIDUL

         Pada waktu Gunungkidul masih merupakan hutan belantara belum banyak di huni orang, di sebuah desa yang bernama Pongangan  sudah dihuni beberapa orang dari Majapahit. Permukaan kelompok dari pelarian itu bernama Raden Dewa Katong yang masih bersaudara dengan Raja Brawijaya. Di desa tersebut Dewa Katong bertapa dengan maksud agar anak cucunya kelak dapat menjadi orang terkemuka serta dapat memegang tampuk pemerintahan. Setelah cukup lama Dewa Katong bertapa, ia memperoleh wangsit bahwa permintaannya dikabulkan oleh dewa. kemudian Dewa Katong pindah kehutan di sebelah utara Desa Pongangan,10 km dari tempat pertapaannya. ia bertempat tinggal di daerah tersebut sampai meninggalnya. oleh karena itu desa tersebut dinamakan Desa Katongan.

    Sepeninggalan ayahnya, anaknya yang bernama Raden Suromejo giat membangun Desa Pongangan sehingga lama kelamaan desa tersebut menjadi semakin ramai dan banyak dihuni orang. setelah daerah tersebut banyak dihuni orang, maka Suromejo berpindah tempat tinggalnya mengambil tempat di bawah poho maja yang tumbuh di dekat batu karang dan sampai sekarang desa tersebut dinamakan Desa Karangmojo.


    Lama kelamaan Desa Karangmojo makin padat penduduknya. perkembangan penduduk di daerah Gunungkidul yang semakin padat itu didengar olah raja Mataram, sunan Amangkurat Amral yang berkedudukan di Kartosuro. Kemudian raja mengutus Senopati Ki Tumenggung Prawirorekso agar membuktikan kebenaran berita tentang adanya orang orang pelarian dari Majapahit. setelah terbukti yang bernama Ki Suromejo, maka Tumenggung Pawiropekso menasehati apabila Ki Suromejo ingin bertempat tinggal di desa ini hendaknya minta izin dulu dengan rajka Mataram, karena daerah ini termasuk wilayah kekuasaan Mataram.


    Ki Suromejo tidak mu minta ijin kearena tidak ada dasar dasar yang menentukan bahwa pulau jawa itu milik Raja Kartosuro, tetapi terjadinya dari Tuhan sendiri dan disediakan kepada setiap manusia yang mau menghuninya. Terjadilah perselisihan pendapat antara Tumenggung Pawiropekso dari Kartosuro dengan Ki Suromejo dari karangmojo. Pertempuran pun terjadi, tetapi oleh karena tentara Ki Suromejo jauh lebih kecil maka mereka dapat di lumpuhkan.


    Ki Suromejo mempunyai 4 orang putera yaitu : Ki Mintowijoyo, Ki Poncobenawi, Ki Poncosedewo (menantu) dan terakhir Ki Pontjodirdjo. keempat bersaudara ini dalm perang Mangkubumen dapat ditaklukan oleh Pangeran Sambernyowo. Ki Mintowijoyo, Ki Poncobenawi serta Ki Poncosedewo mati terbunuh. Berhubung ketiga saudaranya telah mati maka Ki Pontjodirdjo takluk dan oleh Pangeran Sambernyawa di angkat menjadi Bupati Gunungkidul yang pertama.


    Bupati Mas Tumenggung Pontjodirdjo tidak lama menjabat karena dengan adanya penentuan batas-bats daerah Gunungkidul antara Sultan dan Mangkunegaran  II pada tanggal 13 Mei 1831, maka Gunugkidul pada saat itu (dikurangi Ngawen sebagai daerah enclave Mangkunegaran) telah menjadi daerah kabupaten.


    Mas Tumenggung Ponjodirdjo sebagai Bupati Pertama Gunungkidul yang mengangkat adalah Pangeran Sambernyawa dan selanjutnya setelah Gunungkidul resmi menjadi kabupaten di bawah kekuasaan Kasultanan Yogyakarta bernama Mas Tumenggung Prawirosetiko sebagai Bupati kedua mengalihkan kedudukan kota kabupaten dari Ponjong ke Wonosari. Wonosari yang dipilih oleh Tumengung Pawirosetiko sebagai ibukota kabupaten Gunungkidul menurut Cerita-cerita rakyat yang dihimpun oleh KRT. Kutho Wonosari , telah ada dan di buka oleh seorang Demang Piyaman bernama Wonopawiro. oleh karena Demang Wonopawiro berjasa membuka hutan Nongko Doyong kemudian diangkat menjadi sesepuh Demang dari beberapa Demang yang ada, dan berkedudukan di Piyaman sampai akhir hayatnay.


    Selain itu yang memperkuat eksistensi Gunungkidul adalah pertapaan Kembang Lampir. Kembang Lampir adalah suatu tempat yang terletak didaerah Kelurahan Girisekar Kecamatan Panggang Kabupaten Gunungkidul, dahulu kala adalah tempat bertapa bersemedi Ki Ageng Pemanahan. Ki Ageng Pemanahan bertapa dengan maksud ingin memperoleh Wahyu Kraton agar dia dapat menurunkan raja-raja di Jawa.


    Pda waktu semedi memperoleh wangsit bahwa ia akan mendapatkan wahyu gagak emprit bertempat  disebuah ranting yang lapuk. Ranting didekati, Wahyu Gagak Emprit gaib dan muncul Sunan Kalijaga. Ki Ageng Pemanahan diberitahu oleh Sunan Kalijaga bahwa wahyu kraton sebenarnya berada di Giring (Desa Sodo,Paliyan) kalau Ki Ageng Pemanahan ingin mendapatkan wahyu tersebut harus segera pergi ke Giring.
    Untuk mempercepat perjalanannya. Ki Ageng Pemanahan dilemparkan(dalam bahasa jawa "dikipatke") oleh Sunan Kalijaga dengan harapan agar jatuh di Giring , tetapi Ki Ageng Pemanahan jatuh di suati tuk Umbul lalu meloncat dan jatuh di Desa Mulusan. kemudian Ki Ageng Pemanahan meneruskan perjalanan ke Giring dengan harapan segera mendapatkan wahyu kraton, yang berada di rumah Ki Ageng Giring.


    Karena perjalanan jauh dan di bawah terik matahari, Ki Ageng Pemanahan merasa haus dan secara kebetulan di rumah Ki Ageng Giring terdapat degan (kelapa muda ),maka tanpa menanti kedatangan Ki Ageng Giring yang pada saat itu sedang jamas di sungai, wahyu kraton yang di maksudkan Sunan Kalijaga tersebut juga  berada pada kelapa muda itu dan bernama "Wahyu Poncopurbo". setelah Ki Ageng Giring pulang dari jamas , sangat terkejut karena kelapa muda yang sedianya diminum sehabis jamas telah habis diminum oleh Ki Ageng Pemanahan, dan terjadilah perselisihan pendapat namun akhirnya disadari oleh Ki Ageng Giring bahwa yang di takdirkan dapat menurunkan wahyu raja-raja adalah Ki Ageng Pemanahan.


    Keduanya lalu bersepakat pergi menuju ke tempat Ki Ageng Butuh, dan dalam perjalanan terjadi dialog antara Ki Ageng Giring dengan Ki Ageng Pemanahan tentang wahyu yang dapat menurunkan raja-raja. Ki Ageng Giring menghendaki agar keturunan pertama beralih kepadanya, tetapi Ki Ageng Pemanahan tidak memberi jawaban, sampai pada keturunan ketujuh Ki Ageng Pemanahan baru berhenti. Sebagai peringatan terjadinya dialog mereka berdua, Ki Ageng Giring membuat prasasti berujud 7 (tujuh) buah batu nisan dibuat di Koripan (sebelah selatan Patuk Gunungkidul).


    Selanjutnya apabila dihubungkan antara Ki Ageng Pemanahan yang memperoleh wahyu dapat menurunkan raja-raja di Jawa dengan eksistensi Kabupaten Gunungkidul, maka dalam sejarah telah menunjukan bukti-bukti bahwa yang mengangkat dan memberhentikan Bupati Gunungkidul adalah Raja Yogyakarta (dalam hal ini Ngarso Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Ngayogyakarta). Raja-raja mataram dan Yogyakarta adalah keturunan dari Ki Ageng Pemanahan.

    Rabu, 27 Oktober 2010

    Tips Merawat otak Agar Memori tidak hilang

    otak manusia adalah protoplasma yang paling kompleks di alam semesta ini. pada dasarnya otak tetap aktif dan reaktif selama lebih seratus tahun.
    TIPS MERAWAT OTAK
    1 SENAM OTAK
    fungsi dari senam otak untuk menyeimbangkan kerja otak kiri dan otak kanan. tentu dilakukan sebelum belajar atau saat konsentrasi berkurang.
    buatlah angka 8 secara imajinasi dengan tangan kiri dan tangan kanan secara bersamaan atau menggerak-nggerakan jari-jari tangan kiri secara berlawanan di lakukan secara bersamaan.
    2 BANYAK MINUM AIR PUTIH
    secara kesehatan, air putih baik buat tubuh terutama bagi otak dalam mentransformasi sel-selnya.
    3 INSTAL OTAK
    menekankan kembali memori-memori yang telah disimpan dalam otak sadar untuk di simpan di bagian otak bawah sadar. penekanan ini di namakan rangsangan otak untuk menguatkan sel-sel neuron agar tidak hilang.misalnya dengan menjaga serta mengulangi  pengetahuan atau pelajaran yang telah di dapat.
    4 BANGUN MALAM HARI
    bangun pada sepertiga malam sangat baik buat otak. Apalagi di bantu dengan gerakan-gerakan shalat. seperti rukuk dan sujud,semua itu mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh , salah satunya bagian kepala yaitu otak.
    5 OLAHRAGA TERATUR
    ini hal mudah yang sering di abaikan. olahraga secara teratur sebenarnya sangat membantu mengaktifkan kerja otak.
    6 ISTIRAHAT
    otak juga butuh istirahat . seperti halnya anggota tubuh lain. jangan paksakan sesuatu yang bisa mencelakakan kesehatan kita. 

    Selasa, 12 Oktober 2010

    Mengatasi Rambut Rontok

     Dear M@trus disitubondo, kerontokan merupakan proses alamiah yang di alami rambut kita, karena rambut tumbuh , berkembang melalui tahapan-tahapan tertentu, kemudian mati. Dalam setiap harinya pasti selalu ada rambut rontok dari kulit kepala kita. hanya saja bila jumlah yang rontok melebihi100 helai dalam sehari, kita harus memberikan perhatian khusus karena hal tersebut mengindikasikan kerontokan yang tidak normal. kalau di biarkan terus terjadi , bisa timbul kebotakan.
      untuk mengatasi masalah rambut rontok, sebaiknya kita coba mengetahui penyebab kerontokan itu sendiri supaya penanganan yang di lakukan tepat. terdapat banyak faktor yang menyebabakan kerontokan rambut diantaranya: penggunaan shampoo/ kosmetika rambut yang tidak tepat dengan jenis rambut, keadaan kulit kepala yang tidak sehat (terlalu lembab,ketombe berlebihan,berbagai infeksi karena jamur/bakteri, penyakit kulit tertentu seperti psoriasis dll).
      Gangguan hormonal yang dapat terjadi karena penyakit tertentu, stess fisik atau psikis juga dapat memicu kerontokan rambut. Beberapa penyakit lain seperti tifus, kekurangan mineral dalam makanan yang di konsumsi,atau terlalu banyak mengonsumsi vitamin A juga dapat menjadi penyebab kerontokan. selain itu faktor keturunan, kebiasaan buruk menarik-narik rambut, mengucir rambut terlalu sering pun dapat menjadi biang keladi kerontokan.
      Nah, sekarang coba kamu renungkan diantara penyebab yang telah disebutkan itu, apa saja yang sesuai dengan kondisi kamu? setelah itu kamu perkirakan, di antara berbagai penyebab tersebut adakah yang mungkin bisa kamu atasi sendiri? bila karena pemakaian shampoo/kosmetika rambut yang kurang tepat kamu bisa memilih kosmetik yang lebih sesuai, lakukan keramas teratur, baik juga kalau dilakukan pijatan pada kulit kepala atau creambath. cobalah beraktivitas dan beristirahat secara teratur,mengonsumsi makanan yang gizinya lebih seimbang, hindari stress, demikian seterusnya.
      Bila kamu merasa kesulitan mengatasinya sendiri , cobalah berkonsultasi dengan ahli perawatan rambut , dokter, atau ahli kulit untuk mencari solusi penyebab kerontokan rambutmu. sementara itu rambut yang bercabang biasanya terjadi karena pecahnya ujung rambut terlepas akibat perlakuan yang berlebihan pada rambut, misalnya karena menyisir terlalu kuat atau kasar (apalagi basah) penggunaan alat pengering rambut (hair dry) terlalu sering , proses pengeritingan / pelurusan rambut.
    penggunaan kosmetik rambut (shapoo,conditioner,zat pewarna rambut ,dll) yang kurang tepat dapat juga menyebabkan rambut bercabang. untuk mencegah rambut bercabang ,otomatis kamu harus berusaha menghindari perilaku diatas.

    ( sumber: ANIDA)

    Rabu, 06 Oktober 2010

    KOMPAK NGGAK CUMA SEMUSIM

    Nggak gaul, geto loh!" kalimat ledekan seperti itu pasti nggak asing kamu dengar, apalagi kalau ada teman yang nggak nyambung atau maunya bertapa melulu. tidak enak memang menyendiri. karena fitrah manusia adalah makluk sosial, tentu saja maunya di kelilingi oleh orang-orang yang kita sayang, mereka bisa menyenangkan kita, kalau perlu bisa memberi keuntungan.
      KOMPAK, TAK BERBEKAS
        Pernahkah kamu merasa hidupmu bagai magnet? Di mana pun kamu berada, tiba-tiba saja kamu bisa langsung dekat dengan si Anu. Di komunikasi yang lain tanpa sadar kamu langsung cocok sama dua atau tiga orang teman baru. ke mana-mana bersama. seperti Nida dulu, sempat di juluki 'tio bajaj'  karena kemana pun bertigaan dengan teman yang asik abis. enak banget kan punya kelompok  yang kompak, rame, dan saling mendukung.
        Tapi setelah usia semakin bertambah, Nida mulai mengerti bahwa punya geng itu tidak cukup hanya dengan kompak , rame, atau sang bantu saja. karena pada kenyataanya, kelompok yang tidak mempunyai dasar kuat  akan mudah bubar tanpa kesan. Geng waktu SD berlalu begitu saja setelah kita SMP, geng baru di SMP juga tidak berbekas ketika kita SMA,begitu seterusnya. padahal ketika masih bersama, kita begitu akrab, curhat habis-habisan, toleran berat, dan punya gue adalah punya lo juga. Tetapi mengapa setelah beraktifitas berbeda , semua bisa menguap begitu saja?
     tapi untuk menjadikan satu atau lebih teman itu sebagai sahabat dekat,mau gak mau kita mharus pandai memilih.ada yang perlu kita pertimbangkan ketika akrab ria dalam satu geng!

    1. selektif
    1. Terdiri dari orang soleh.
    2. Tidak bertentangan dengan Al-Qur'an
    3. Tidak eksklusif dan meremehkan kelompok lain
    4. Kreatif

    Selasa, 21 September 2010

    PENINGGALAN SEJARAH

    Peninggalan - peninggalan prasejarah berasal dari 2000 tahun sebelum Masehi, kira-kira pada awal zaman neolitikum. Di Gunung Wingko, pantai Samas, Pantai Selatan,Yogyakarta, di temukan pecahan tembikar yang  berhiaskan goresan benda tajam dan gambaran anyaman kasar atau tenunan dan sisa kerangka manusia Austronesia sebagai pendukung budaya neolitikum. orang - orang ini telah hidup menetap, mengenal bercocok tanam, beternak, mencari ikan, dan bermasyarakat. Mereka juga telah mengenal penguburan mayat.
            Dengan datangnya budaya baru dari daerah Dongson, mereka mulai mengenal budaya perunggu kira-kira 500 tahun sebelum Masehi. Peninggalan yang di temukan adalah berupa candrasa, yaitu kapak corong sebagai perangkat upacara.
            Di wilayah Gunung Kidul di temukan kubur batu berisi kerangka manusia serta peralatan dari besi. Zaman prasejarah berakhir pada abad IV Masehi dengan di temukanya Prasasti Canggal berangka tahun 732 M pada kekuasaan Dinasti Sanjaya dan Prasasti Kalasan pada masa kekuasaan Dinasti Syailendra yang berangka tahun 778 M.